Berlagak
Menyelami lautan kebahagiaan,
hari ini nafasku segar,
nyatanya aku sudah lebih legowo.
Beberapa serpihan ingatan lalu sempat terlintas,
aku berlagak kuat hati.
Aku kuat kata diri,
cuman aku cacat.
Semua tidak bisa kembali,
karena ternyata hatiku berbekas.
Aku berusaha sekuat itu,
tetapi bukan berarti diri mengkhianati.
Aku bingung, aku marah, dan aku memafkan.
Aku hanya butuh ikhlas,
waktu akan membuatnya lebih sembuh.
Aku berdebat dengan pikiran,
tolong aku takdir jangan biarkan itu terjadi lagi.
Biarkan aku berjalan,
biarkan aku bernapas,
biarkan aku lega menikmati lembaran hari-hariku.
Komentar
Posting Komentar